“Diorama Sepasang Albanna” di balik layar

Tahun 2000…

Waktu itu, aku kuliah semester 4. Sejak awal, aku sudah merasa nggak nyaman kuliah di Arsitektur. Aku merasa nggak bakat. Ditambah lagi, masalah keluarga. Juga masalah pertemanan. Tugas-tugas nggak pernah kuselese-in. Prestasi akademis nge-drop. Rasanya berat banget ngadepin semua itu.

Liburan semester, satu angkatan KKL ke Jakarta selama lima hari. Di sana kita ketemu langsung dengan bebrapa arsitek muda Indonesia. Yori Antar, Irianto PH, Andra Matin. Mereka cerita kalau mereka, berkelompok sekitar sepuluh orang, baru keliling Eropa, melihat karya para arsitek dunia, yang mereka sebut, “Ziarah Arsitektur”.

Saat itu, aku begitu terpesona akan cerita itu. Apalagi perjalanan kita naik bis, banyak kesempatan untuk ngelamun. Aku mulai berkhayal, tentang ziarah arsitektur itu. keren banget. Jalan-jalan ke Eropa, tapi bukan sekedar turis biasa. mereka bawa misi arsitektur. tapi, nggak enak kalo rame-rame. gimana kalo duaan aja, “sepasang kekasih?”. wah…. asyik tuh…

pulang dari KKL, khayalanku makin menjadi-jadi. kuliahku tambah males. aku mulai rajin ndekem di kamar, ngetik. nggak tau ngetik apa. awalnya, penggalan-penggalan dialog. terus… teruuus…. teruuus…. tahu-tahu, jadi 11 halaman. lalu… 40 halaman. lho, apa ini?

setelah itu, aku mulai sadar bahwa aku sedang menyusun sebuah novel. akhirnya, sepanjang tahun 2001, aku jarang sekali kuliah. saat itulah cikal-bakal novel Diorama sedang di susun.

(eh, saat nulis ini… aku lagi dinner di Foodfest,…. Ada Duta sama Adelia Lontoh di seberang meja. keduanya yang tampak mungil di TV, ternyata tinggi besar. tapi aku lebih tertarik lihat dua anaknya. putih-putih, kayak china. yang kecil, kayak Jhosua waktu kecil. hihihi…. lutunaa….)

Waktu itu, belum ada judulnya. ya iyalaahhh…. dalam cerita itu, aku memadukan antara islam, arstektur, dan kehidupan metro jakarta (dalam versiku). aku berpikir, kayaknya… cerita kayak gini belum ada di dunia pernovelan. keren juga kalo bisa diterbitkan, terus bukuku tersedia di toko-toko. khayalanku udah ke mana-mana…..

oktober 2001, adik kosku, mamanya Lala yang asli, Tante Dian, ngasih tahu kalo ada lomba menulis novel Mizan. akhirnya, aku makin seriusin tulisan itu.


Incoming keywords from search engine:

  • Diorama sepasang albana
  • diorama sepasang albanna
  • ari nur utami
  • novel diorama sepasang albanna
  • Diorama sepasang al banna
  • novel albanna
  • novel karya ari nur
Posted under Diari by Ari Nur on Thursday 10 July 2008 at 18:51

39 Comments »

  1. Comment by lisya manisa — 26 August 2008 @ 15:57

    aslmkm mbk Ari Nur wah……… bangga banget yach bisa mewujudkan cita2.hehe. ohya,mbak Ari saya juga pinginnnn nih bisa sperti mbak.hihihi. amieen.tapi emmm. awal terciptanya Novel anti mentrenyuhkan hatiku, masak sampe kuliahnya keteteran sich. yap,saya bisa ngambil hikmah dari sana. kalo kita mendapat nikmat dari Allah jangan di sia-siain. banyak kan mbak mereka2 yg pingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi tapi gak ksampaian krn gak punya biaya. iya kan. tapi juga banyak yg punya kesempatan melanjutkan pendidikannya sampe Perguruan tinggi tapi disia-siakan. heeeeeeeeeeeeeeeeeemmmmm, walaupun mbak Ari salah satu Penulis berbakat(ciyeeeeeeeeeee……..)pasti tidak luput dari khilaf. heeehe. aduuuh kok jadi ceramah ya? :) ohya, saya belum kenalan ya? nama asli saya NurLaili siyaminingsih dari MAN Bondowoso kelas X6. SAYA SALAH SATU PENGGEMAR KARYA2 MBAK ARI NUR LOH. TAPI YG DILATASI ME,ORI BELUUUM BACA. MASIH BELUM BELI ALIAS BLUM PUNYA UANG.HIHIHIHI……………..

  2. Comment by Ananta AzzAM — 21 September 2008 @ 15:27

    yah buner2 hebat dari sekedar iseng2 jadi sebuah karya yang apik sebuah inspirasi dan kontemplsi yang tak sia2, subhanalloh ana bener2 mengimpikan bisa dapet istri kayak rani tapi sayang seribu sayang ana bukan ryan:)SANG ARSITEK, ana hanylah vian SANG GURU. yah semoga bisa mengahsilkan sebuah banna yg benar2 kokoh dan kuat yang akan menjadi sebuah dilatasi memori yag idah di dunia nyata.btw soal pengantin baru apa juga hasil perpaduan antara khayalan, harapan dan impian yg tak seindah kenyataan. yah what everlah yg penting selamat atas karyanya semoga akan lahir karya2 terbaru antum yg lebih fantastix n futuristik. mungkin antum harus sanggup menembus khayalan tingkat tinggi (peterpan song:)tuk lebih sempurna lagi. oh ya ana gak bisa ngasih comment ke testi antum apa diblog yah??ya udah cu n lam kenal. syukron ats testinya maaf jug akalo da salah kata dll.

  3. Comment by ikhwan — 28 September 2008 @ 23:22

    go ari go ari go….

    hehe…sesama pembanting setir dari jurusan masing2 dilarang saling mendahului…hehehehe…

  4. Comment by putri — 27 November 2008 @ 19:57

    seni adalah jiwaku dan arsitektur adalah nafasku… musik darsku… dan semua itu baru tersadar saat aku mengenal Ryan Fikri…

  5. Comment by lingga — 6 December 2008 @ 10:39

    saya udah baca behind the scenenya di buku “bengkel penulis”… eh apa ya judulnya?? hehe lupa…

    inspiring banget

  6. Comment by nn fitri — 10 December 2008 @ 22:55

    aq sich suka bukunya coz ada unsur arsiteknya.
    aq tu pngn jd arsitek tp gagal coz dh masuk profesi lain

    tp mbak ada jg tmnq yg ga suka, ktanya arsitek bgt

  7. Comment by zube — 23 December 2008 @ 14:26

    tak sangka aku punya kawan seorang novelist.. — awal kata dari chat ma evy.S… (inget gak, ma Evi Soelistyo?)… dia bilang ke aku, kalo salah satu temen kita ada yang nulis novel lho… namanya Ari Nur Utami, lalu…searchinglah aku… dan nemu ini.kkk

    lam ketemu Rie…
    IkaZube

  8. Comment by nisa — 12 January 2009 @ 13:26

    Assalamu’alaikum ya Ukhti…
    Boleh mengikuti jejaknya?
    Kasih tips di emailku donk!!!
    Tolong…
    Novelmu bagus… inspiring banget!

  9. Comment by nastanesha — 22 January 2009 @ 15:52

    luv u, diorama….

  10. Comment by are_you — 19 February 2009 @ 13:13

    Asslm..
    ayu suka bgt novel ini,,
    pertama kali baca waktu kelas 2 SMA, ehm.. kira2 udah hampir 5thun yang lalu, ampek skarang gak pernah bosen ngebaca lagi, hehe
    chaiyo mbak ari..

  11. Comment by begie cute — 22 February 2009 @ 09:43

    eh……. assalamualikum q sk BGT novel ini sampai yang keduanya jg. klo bz di buat film layar lebar dunk. ku jamin dech laku abz………
    for Ari Nur buat kelanjuatannya dunk selain ini dan dilatasi memori.
    th gak ku bc buku ini 1 minggu dua kali. pokoke ngefans bgt

  12. Comment by firman — 16 April 2009 @ 20:48

    jdi penasaran dg buku diorama, sy bru sj beli Dilatasi Memori tpi msih ragu membacanya, takut tdk sistematis sebelum membaca Diorama sepasang albanna

  13. Comment by nadiyah — 16 May 2009 @ 13:16

    mbaaakkkkk
    aslm.

    kereeennn

    paling seneng pas adegan dansa sambil denger los morenos n besame mucho

    mbk punya lagunya g? minta dunks tak cari di 4 shared ga ada yg versi trini lopez

  14. Comment by niyaaa — 18 August 2009 @ 20:21

    waaaa ada cvr br y trnyata, kmrn br liat d toko
    jujur lbh sk yg lama c
    pertama bc kls 3 smp…kmrn br bc ulang lg
    tp kesannya msh sm ky prtama x bc,,,msh seru bgt

    mba ditunggu lanjutanny abis dilatasi ni
    crta ryan-rani trs siva-galih kyny oke
    janji pasti q beli de,,,,,

  15. Comment by fitri — 7 September 2009 @ 20:58

    Assalamu’alaikum.wr.wb. wah… fit jadi penasaran banget nih pengen jumpa dengan mbak ari. kapan ya, fit bisa jumpa dengan mbak ari, penulis best seller itu? mbak, mau dong kalau mbak menulis buku Diorama Sepasang Albanna 2. tapi, pemeran utamanya fitri sendiri he..he..fit jamin deh, kalau mbak nulis buku yang kedua, fitri lah orang pertama yang akan membelinya.

  16. Comment by putri — 6 December 2009 @ 02:25

    @ fitri:: buku kedua diorama sepasang albanna tuh ya dilatasi memori itu… dah baca kan?

  17. Comment by tisa — 10 December 2009 @ 23:34

    emang kadang klo cerita itu kebanyakan muncul dari sesuatu yang bisa nginspirasiin kita.
    aku dulu sering nulis cerita2
    tapi g aku publish..
    ngerasa g pede.
    padahal banyak yang ngedorong..
    tapi sekarang udah jarang lagi nulis.
    sibuk kuliah..
    belom kepikiran kesana..
    buat Mbak Ari Nur.. sekuelmu bikin aku terpesona pokoknya,,
    make another great book.. more and more
    salam..

  18. Comment by destiana — 18 February 2010 @ 09:00

    saya suka banget novel mbak, diorama sepasang al banna dan dilatasi memory. Tapi cari dimana2 sulit banget. Bahkan saya sampai ke penerbitnya. tolong kasih tahu mbak, dimana belinya, atu ebooknya. kirim ke email saya ya mbak..

  19. Comment by win — 4 March 2010 @ 00:03

    diorama sepasang albana selalu menginspirasi.

  20. Comment by dewayanie — 8 March 2010 @ 13:26

    iya……… aku juga mau pesen dong mb Ari… yg dioramanya… kalau yg dilatasi memori dah dpt kemarin di ibf……….:)

    Jawab:
    Diorama-Dilatasi habis, say.
    Pesan Pengantin Baru saja ya. :D
    Pesannya ke email arinur13@gmail.com. Sertakan alamat lengkap & jumlah buku apa saja yang dipesan. Nanti kukasih tahu ongkos kirimnya.

  21. Comment by Bang Aswi — 4 May 2010 @ 06:07

    Saya kenal nama Ari Nur karena novel ini. Apalagi, saya pun juga menulis di DAR! Mizan. Salam kenal ya, Ri. Baru 3 buku kah?

  22. Comment by yummy — 11 May 2010 @ 23:34

    saya pengagum novel2 mba dari smp sampe sekarang dah mo kuliah loh…..

  23. Comment by Chorwayacashy-tool — 17 May 2010 @ 16:30

    sangat menarik, terima kasih

  24. Comment by akbar — 7 July 2010 @ 23:00

    gara-gara novel ini saya sempet tertarik pengen kuliah di arsitektur.

  25. Comment by muhammad — 30 July 2010 @ 21:34

    mbak ari, q snagt terkesan mbaca novel diorama sepasang albana, q sangat suka novel itu, tapi sayang punya tmemen q, q lg ngyari tp gag ad, gmn caranya download novel tiu? kog gag bisa,

    Jawab:
    Saat ini Diorama sedang habis.
    Novel itu memang tidak bisa didonlod.

  26. Comment by ananda — 31 July 2010 @ 10:17

    mbak ari q mo beli novel diorama sepasang albanna sama pengantin baru donk, d kota q novelnya g ada, , , d telpon nmrnya gag aktif mba, tlg d bls y

    Jawab:
    Oke. Kita kontek-kontekan di FB.

  27. Comment by Yustina — 2 September 2010 @ 21:34

    Ass.mbak ari,novel Diorama Sepasang Al Banna nya buaguss bgtz.aku mau beli bukunya dimana y mbak e?di cari2 di toko buku dah ga da lg.tetap semangat berkarya!

    Jawab:
    Wass. Maap, saat ini sedang habis bis.

  28. Comment by humaira' — 12 September 2010 @ 12:10

    salam’alaikum mbak ari nur,,,
    Q suka banget ma novel2nya,,, diterusin lagi ajja yang dilatasi memori ntu,, ceritanya serruuu,,,,,,,

  29. Comment by lia — 20 November 2010 @ 13:18

    Aslmlkm.
    Lam knal yach mbak Ari,
    aku mau tnya nie mbak, novel lanjutan cerita dari diaroma sepasang albanna jdulnya apa yach mbak??? habiz wktu itu aku prnah liat di toko buku, novel lanjutannya, tpi blm smpat dbli krn blm ada uangny… hehehehe.. Ktka aku datangi lagi toko bukuny, novelnya udah gak ada lagi. Pingiiiiiiiiiiin bgt bca klnjutnny mbak, jdulny ap truz bliny dmn mbak???? tuluuuuuuuuuuuuuuuuuuung yach mbak.. Mksh sangad.
    sukses slalu buat mbak Ari ^_^

  30. Comment by yani bns — 7 December 2010 @ 13:48

    asslamualaikum q terkesima membaca novel mb’ ari nur yg diorama sepasang albanna itu lma q menunggu lanjutan ceritanya kapan ya mb’????

    Jawab:
    Wa’alaikumsalam.
    Lanjutan Diorama adalah Dilatasi. Setelah itu sengaja tidak dilanjutkan dalam bentuk novel.

  31. Comment by Afifah Fitriah — 19 December 2010 @ 19:24

    Assalamu’alaikum mbak Ari, aku pingin beli novel Diorama Sepasang Al Banna yang sampulnya oranye gimana ya? Masih ada yang jualkah? Kalau beli di embak boleh tak? heheu

    Jawab:
    Wa’alaikumsalam.
    Beli saja yang sampul baru. Pesan langsung ke 08996 8182 19.
    Infonya bisa cek di sini: http://www.facebook.com/arinurutami.frenari?sk=info

  32. Comment by azizah — 12 April 2011 @ 10:35

    mb, ari nur,,
    q pngen bgt pny novel diorama ssepasang albana sama dilatasi memory..
    q bisa ndapetin ny dmn y mb??

    Jawab:
    Beli saja yang sampul baru. Pesan langsung ke 08996 8182 19.
    Infonya bisa cek di sini: http://www.facebook.com/arinurutami.frenari?sk=info

  33. Comment by mini — 13 June 2011 @ 12:53

    hai mbk nur,

    Q pertama kali baca novel diorama sepasang albana 4 tahun yang lalu pinjam buku temen, skrg q dah punya sekuel ke 2 dislatasi memori.Tp q pingin baca lagi novel diorama. Msh punya bukunya kah?

    Jawab:
    Masih ada, kali ini terbitan baru. Bisa beli di toko.frenari.com atau lihat-lihat di frenari.com.

  34. Comment by aya — 1 July 2011 @ 09:16

    amazing,,,,
    prtama kali novel mbk yg aq baca yg edisi terbaru “sketsa” mbak ari nur bener-bener hebat. seruuuu!!! pengen tau lanjutannya.
    trs aq bru tw klo trnyata diaroma sm dilatasi juga kereeen,,,soalnya q baca belakangan…oya satu lagi,,, sampul juga keren…

    Jawab:
    Makasih apresiasinya..

  35. Comment by heydi — 2 July 2011 @ 19:51

    mbak….lanjutannya dilatasi memori ada gak sii??di publish kagak yak???

    Jawab:
    Tidak ada novel lanjutan. Kisah mereka berlanjut di fesbuk sehingga para pembaca bisa berinteraksi langsung di sana.
    facebook.com/arrayanfikri dan facebook.com/indamaharani

  36. Comment by eka shd — 3 October 2011 @ 14:22

    asslmkm,
    novel mb ari msih kbyng2 mpe skrg. saking ngefansny Q ma tuh novel, hbis bca, lgsg Q dpt ide bgni: bsok lw merid n pny ank cwo, mw dksih nm ar-rayyan jg ah! mdh2n genius, tpi g pke dingin.
    nah, alhmdllh, jodohQ dpercptNya. sblm lu2s kul dh nikah, n skrg dh pny jagoan kcil. jd dh Q beri dy nm ar-Rayyan. gmn? gmn?
    tpi, sygny, np novelny g bsa d download sie mb?

  37. Comment by peri permana — 4 October 2011 @ 22:57

    alo mbak…msih inget sy?? yg pernah terobsesi dengan ryan fikri….wah pastinya mbak ari dah lupa. oh y problem wktu kuliahny sm tuh dngan sy…

  38. Comment by Febrian — 7 November 2011 @ 23:16

    hai mbak.. aku arsi ugm angkatan 08, mbak 98 bkan sih?bda 10taon kita ya.. haha tp smw yg mbak tulis emg sesuai banget e.. nice, terus lah brkarya mbak!

  39. Comment by rani — 21 January 2012 @ 09:21

    hai mbak.. hhe kagum sekali saya dengan gaya penulisan mbak..

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Switch to our mobile site